Pemahaman tubuh dan sifatnya;
Pada taraf berbahagia, peran pikiran, raga, materi, dan spiritual. Juga terdapat di jiwa manusia tentang unsur kekuatan lainnya mewakili perasaan senang, hati yg damai, jiwa yg tenang atau juga ikatan perasaan satu sama lain secara personal persuasif menyangkut jenjnag hidup selanjutnya
Dimana seseorang mulanya merasakan sinyal kecintaannya terhadap insan melalui mata hati dan akal pikirannya yg mengalami tahapan kebersatuan yg kompleks dan membentuk frequensi hati yg senada
Karenanya sebagian besar persepsi tentang alasan perilaku percintaan cenderung menjadi faktor utama menjadikan ketenangan/kebahagiaan batin seseorang
Dikatakan bahwa cinta sejatinya bukan lagi sekadar aktifitas luapan hati dengan siklus rentang waktu singkat yg ditempuh seseorang dalam mencapai kesempuraan batinnya terhadap seseorang yg menjadi pasangan hidupnya
Komentar
Posting Komentar